Simply eyes look ^^,

Jalan-jalan beberapa waktu yang lalu dan mampir di sebuah supermarket, dan secara nggak sengaja menemukan box besar yang isinya clearance beberapa kosmetik.
Karena emang nganggur berat, iseng-iseng saya longok isinya.
Hmmmm, cukup menarik, mostly emang isinya kuteks aneka warna, tapi ada beberapa barang yang menarik (kayaknya make-up selalu menarik buat saya ya :D), misal eye liner revlon, make up base dari beberapa merek, lipstick, dan eye liner.
Serangkaian eye make up yang dipakai di tutorial ini, pemulas
mata dan reveal kit dari produk Oriflame, Kajal pencil Essential
, waterproof pen liner ,  dan pencil alis lengkap dengan mini brush yang
lembut.
Pilih-pilih-pilih akhirnya memutuskan untuk beli beberapa items, salah duanya eye liner dan  illuminating make up base dari merek Essential, saya nggak tau, di Indonesia ada nggak ya merek ini? karena setelah beberapa kali pake, nyaman di kulit dan terbilang ringan.

Dan taraaa, sempet bikin tutorial dari eye liner saya yang baru, cocok banget untuk sehari-hari.
Eye liner ini namanya 2 in 1 Kajal Pencil, warnanya perak dan coklat muda, pas banget untuk daily fresh look yang natural. Oh ya, karena saya pribadi penggemar berat Brand Oriflame, jadi maapken kalau tutorial ini make up yang saya pake adalah kebanyakan punya Oriflame.
Ok ladies, enjoy ^^,

1. Peraturan mendasar sebelum ber-make up adalah pastikan kulit anda dalam keadaan bersih. Nempelin make up ke wajah yang nggak bersih punya lebih banyak minus, yang paling keliahatan adalah make up anda bakal keliatan 'pecah' karena nggak sempurna, dan akan meningkatkan resiko timbulnya jerawat.
Aplikasikan palette sebagai base, dan bentuk alis anda secara
natural.

2. Ulaskan palette (yang ini saya pakai reveal kit Oriflame, produk ini punya 3 warna: emas, peach dan coklat tua) warna emas di kelopak mata, untuk make up yang tahan lama. sedangkan untuk highlite, gunakan warna terang (saya pakai yang peach).
Rapikan alis, dengan mengaplikasikan pensil alis di bulu sikat yang lembut, lalu gunakan untuk membentuk alis anda. Metode ini bagus banget untuk mendapatkan ilusi alis yang lebih tajam, tapi tetep natural, saya paling anti kalo pas lagi jalan-jalan dan ngeliat ibu-ibu yang pakai pensil alis seperti nggambar di kertas, kelihatan aneh dan nggak natural (menurut saya sih :D)


3. Aplikasikan Kajal pencil yang berwarna perak di bawah mata.
Cara mengaplikasikan pensil ini sebenarnya tergantung bentuk mata masing-masing orang. Tapi biasanya, line-nya akan semakin melebar di sudut luar mata. Jadi aplikasikan dari sudut dalam mata (sudut yang dekat dengan hidung), buat garis secara kontinyu hingga sudut luar mata. Untuk mata saya, saya bikin melebar di sudut luar, untuk kesan mata yang lebih besar, dan warna perak yang digunakan memberi efek mata yang terlihat lebih muda dan segar.

4. Untuk kesan yang lebih muda, saya pakai kajal pensil warna perak ini juga untuk bagian atas sudut mata bagian dalam.
Sedikit saja, kurang lebih 1/3 atau 1/4 dari keseluruhan garis atas mata.

5. Gunakan eye shadow warna gelap untuk kelopak mata.
Saya pakai gold untuk bagian tengah, dan hitam disudut mata. Untuk hasil yang natural, baurkan warnanya, tapi anda harus hati-hati ya, salah-salah semuanya akan jadi hitam, jadi pastikan warnanya membaur, dengan tetap mempertahankan mayoritas warna di sudut tertentu. It needs practice :D.
Lebih bagus lagi kalau anda bisa baurkan sedikit eye shadow gelap dari sudut atas mata dengan eye liner perak di sudut mata bawah.
6. Nah ini saat yang paling kritikal. Aplikasikan pen liner. Bentuk garis bersambung dari sudut ujung mata bagian dalam ke arah luar. Untuk hasil yang natural anda bisa bentuk satu garis memanjang dengan sedikit lebih tebal di sudut bagian luar, tapi kalau mau sedikit benda, anda bisa menggambar dua atau tiga garis sekaligus di bagian ujung. Hasilnya?, mata akan keliahatan lebih tajam. 



7. Terakhir, pertegas lagi garis mata anda dengan sedikit menambahkan warna terang sebagai highlite. Gunanya untuk mempertajam kontras warna. 



Hasilnya, adalah mata yang terlihat lebih tajam dan cantik, tanpa menor berlebihan, dan tetap tampak segar. Saran saya, padukan dengan warna lipstick yang punya karakter peach atau pink natural. Make up semacam ini bisa bikin anda kelihatan sakit kalau pakai pewarna bibir terlalu coklat, atau justru terlalu menor kalau pakai warna merah.


Ok, selamat mencoba!
And have a good day...
Muah, 
Bunch of kisses from Brisbane.

Kain Jagung

"ohhh, itu kain jagung mba"
Jawab si mas penjual singkat saja.
Bahan jagung? wah baru kali ini saya dengar ada juga nama bahan kain seperti ini.
Secara keseluruhan, kainnya sangat cantik, tipis memang, tapi jatuh sangat bagus. Dan untuk bahan seperti ini, model yang digunakan memang lebih baik jika untuk baju dengan babydoll cutting atau A-line.
Karena bahannya sangat jatuh, maka bukan masalah jika dipotong untuk size ukuran medium keatas, justru ngga akan bagus untuk model yang pas dibadan. Karena kain jatuh menjuntai, bayangkan saja kalo kain jenis ini dipotong untuk baju dengan model yang sangat mini, alias sangat ngepas di badan, bisa dijamin lekuk badan si pemakai bakal keliatan sangat jelas dan ada resiko kain bakal robek soalnya terlalu ditarik hehehhhehe.

Menurut mas penjual suplier saya ini, merawat bajunya pun justru sangat simpel, bayangkan, anda ngga perlu berkeringat menyetrika baju dengan bahan seperti ini Ha! ini dia, cocok buat dibawa perjalanan jauh, baju kusut walaupun sudah tertata rapi di dalam koper adalah masalah umum kalo kita bepergian jauh. ^_*
blus cantik A-line bahan kain JAgung
Saya sangat merekomendasikan blus cantik ini kalo anda sering bepergian dan harus sering menghadiri acara yang formal. Dimana tetap kelihatan cantik dan profesional adalah suatu keharusan.
Padanannya mudah saja, karena cutting-nya sangat simpel, bisa di pasangkan dengan rok selutut, kalo bisa yang bermotif, misalnya batik dengan warna yang match, atau cukup pakai celana polos aja, anda pasti mendapatkan penampilan yang anda mau.

Untuk kesan lebih chic, cukup tambahkan aksesoris, yang mengikuti cutting bagian leher baju.
Kalau mau dilepas seperti syal di bagian dada seperti gambar disamping, tambahkan kalung sepanjang dada,
tapi kalau bagian krah mau dililit ke leher, anda bisa tambahkan bros berkilau.


kalung batu silver
Kalung batu silver seperti ini bisa jadi pilihan anda lho, warna netralnya bisa dipasangkan dengan baju warna apapun.
Semuanya (blus bahan jagung dan kalung batu warna silver ini, tersedia di Galeri Jengsri yah...)
Yuk order sebelum kehabisan, dan tampil cantik seperti yang anda suka.
Happy Shopping everyone...


^_^
http://on.fb.me/galerijengsri

Buyer

Punya Online shop plus mengelolanya ternyata ngga semudah membalik telapak tangan. Seperti yang pernah saya bilang di post sebelumnya, bahwa ternyata serunya dagangan online adalah membuat calon buyer paham barang yang akan mereka beli sekaligus nyaman belanja di toko kita.
Nah ini dia, yang harus kita pahami sebagai seorang seller adalah komunikasi yang baik. Dan ini berarti kita dituntut harus extra sabar menghadapi buyer, karena buyer pun ternyata banyak tipenya :D.
gambar diambil dari google
Ada buyer tipe Satu,
yang model begini ini biasanya sudah paham "tradisi" jualbeli online, tinggal nanya berapa rupiah mereka kudu transfer, dan tanpa banyak cingcong tiba-tiba mereka akan sms atau kasih message yang bunyinya: 'sist, aku dah transfer sejumlah XXX ke rekening YYY'
dan pertama kali dapet buyer kayak gini saya sampai terkaget-kaget, cepat amat hehehheh dan endingnya paket dibungkus dengan sukacita.
Buyer tipe Dua,
buyer jenis ini adalah buyer yang biasanya baru pertama kali bertransaksi online, jadi ada perpaduan antara kepengen dapet barangnya tapi takut-takut ketipu dan banyak tanya ini itu. Dan kalo boleh saya berkomentar tanya ini itu-nya pun masih dalam kategori wajar(karena menurut hemat saya bertanya adalah hak mutlak seorang buyer), dalam artian mereka ngga sadis kalo nawar, kalo kita inbox mereka merespon dengan baik, dan transaksinya pun sesuai perjanjian.
Paketpun dibungkus dengan perasaan syukur dan sukacita, tapi ngga pake kaget hehhehehe.
Buyer tipe Tiga,
nah, ini mulai termasuk tipe buyer yang kita harus waspada, karena ....tipe ini suka lupa kapan harus bayar, dan akhirnya ada yang jadi order dan banyak juga yang cancel order. Nah jadi kita kudu sering sidak ke wall mereka, dan ambil kesimpulan, mereka ini serius order atau ngga, sekedar pura-pura lupa atau benar2 lupa untuk transfer. biasanya sih kalo pembelian yg kedua dst, saya suka ingetin via sms, bukan bermaksud meneror, tapi melihat respon mereka aja, masih ada itikad baik untuk beli atau ngga, bener2 lupa atau pura-pura lupa.
Bayangkan aja kalo mereka booking barang dalam jumlah besar dan jangka waktu lama, jelas itu merugikan apalagi kalo barang yg di booking limited stok atau banyak peminatnya. hua....saya pernah ngalamin yg kayak gini, booking banyak, ngga transfer-transfer, batal pula, yang ada cuman bisa ngelus dada dan banyak-banyak istigfar biar saya tetep cantik dan awet muda *halah*
Buyer tipe Empat,
ini yang paling parah, hobi nanya ini itu, dijelasin ngga ngerti-ngerti, maen booking dan lalu hilang ke negeri antah berantah.
besoknya lagi kalo kita punya barang baru mereka nanya lagi, ngga ngerti-ngerti juga, maen booking lalu hilang lagi.
kalo udah begini, terserah anda deh, mau di block, di blacklist, diremove, atau dicuekin hihihi.....
kalo saya sih tetep saya jawab tapi kalo booking ngga terlalu saya seriusin, model hit and run begini memang kayaknya ngga usah terlalu diperhatikan, yang ada kita rugi doang.
tapi saya masih baik, seenggak-enggaknya masih masih mau jawab kalo mereka nanya, hihhihihi....

nah itu tipe-tipe buyer saya,
baru empat kelompok, mungkin makin lama usia online shop saya koleksi buyer saya akan nambah tipenya, yang jelas saya berdoa semoga bukan tipe keempat yang makin banyak variannya hahahhah....
atau next time kalo saya lagi curhat masalah buyer sama OS lain dan ada buyer tipe baru insyaAllah saya tambahin ke note yang ini
hehehhe..
okeh....
good night everyone, jengsri mau bobok dulu
kiskis

Awal Mula (part2)

Setelah sebelumnya saya cerita tentang gimana awal mulanya saya punya tekad untuk belajar berdagang sekarang waktunya saya cuap2 kenapa kok tiba2 nyemplung di bisnis online.

So, sebenernya ngga semerta2 online shop menjadi pilihan, justru awal mula belajar adalah beneran jualan gembol barang kemana-mana, kalau dulu cuman nenteng katalog, sekarang beneran bawa produknya yaitu baju cewek hehehehehhehe. Nah disini uji nyalinya hahahahha.
Bedanya antara jualan online dan offline, kalo jualan offline akad jualbelinya lebih jelas, nyaman karena tawar menawar bisa langsung dan sambil ketawa2, tapi ngga enaknya bisa jadi buyer kita itu2 aja, apalagi kalo jualannya masih skala rumahan kayak saya. Yang beli tentu aja bisa dipediksi orang yang itu-itu lagi, kemungkinan untuk dibeli buyer baru dikit banget, secara saya belum punya toko.
Nah disitu kita harus benar2 tahu yang namanya “Selera Pasar”, alias biasanya buyer kita suka model dan bahan tertentu, dan bisa jadi modelnya bertolak belakang sama selera kita pribadi. Tapi ya itulah yang namanya permintaan, kalo dilawan, resikonya barang kita ngga laku :(.
Saya masih inget banget pertama kali saya belanja barang pesanan, dan ternyata ngga sesuai... apadaya memaksa customer untuk beli saya kira bukan hal yang bagus, jadinya ya.....ditawarkan aja ke buyer lain, tapi dari sana saya justru belajar banyak tentang yang namanya 'selera orang' :D
Akhirnya saya mulai mikir gimana caranya supaya saya punya banyak buyer, dan mulai melirik yang namanya Toko Online.
Pertama kali bikin pake facebook, agak bingung juga saat harus menjawab pertanyaan dari calon buyer, untungnya dan syukur alhamdulillah ibu saya adalah seorang penjahit. Jadi, saya punya banyak info tentang yang namanya jahit-menjahit, jenis kain, standar ukuran dan pecah model.
Dan disinilah tantangannya, membuat buyer kita paham akan jenis barang yang akan dibeli, karena mereka hanya melihat via gambar dan ngga pegang langsung jenis bahan dan ukurannya.
nah tugas kita untuk bisa mendeskripsikan bajunya, sampai si calon buyer oke dan akad terjadi.
Sama seperti toko offline, toko online pun banyak kurang dan lebihnya (seru abis hahahahhah).
dan lebih jelasnya di catetan selanjutnya ya....
heheheh..
see you ^_*